Puisi Yusriman

 


AKU, KAU, DAN SAHABAT 1

Berawal dari kisah si binatang culun

Yang hanya diam dikala ada berita

Tak ada wajah tanpa dosa sedikit pun

Menyaksikan senyuman bunga di wajah sahabatnya

Namun apalah daya

Dibalik semua itu ada maksud

Si binatang culun

Yang akan haus dengan makanan

AKU, KAU, DAN SAHABAT 2

Karena semua itu telah di rencanakan

Yang tanpa Segerombolan kaum mengetahuinya

Budaya licik telah timbul

Budaya akan haus segalanya telah datang

Itulah dia si binatang culun

Pura-pura tidak ada masalah Diantara sejenisnya

Sedangkan mereka adalah sejenis

Dan satu kekeluargaan

Namun budaya itu telah di renggutnya

AKU, KAU, DAN SAHABAT 3

Segala sesuatunya telah di rencanakan

Tak ubahnya bagaikan macan menyambar rusa

Gerak-gerik telah di ketahui

Namun masih menyembunyikan batu

Di balik kepalan tangan

Seolah binatang lain tidak mengetahuinya

Namun gerak-gerik itu telah terbaca oleh rusa

Namun si rusa tertangkap jua

Sungguh malang nasibmu

Wahai kau si rusa tumbal

AKU, KAU, DAN SAHABAT 4

Binatang itu muncul seakan tak ada masalah

Di hadapan kaumnya sendiri

Namun merasa bingung

Bagaikan kaktus menyimpan air

Sakit, memang sakit

Tapi apalah daya

Kata tak dapat diungkapkan

Teman memanglah teman

Segala keluh kesah tercantum pada hati nurani

Namun dia tidak berpikir begitu

Tapi biarlah, aku rela

Risiko sudah ku tanggung!

AKU, KAU, DAN SAHABAT 5

Soraya.....Soraya

Seolah kau lupa dengan keadaan

Keadaan yang menyayat hati sampai sedalam ini

Oh Soraya.....ingatlah kembali kesalahan yang kau perbuat

Agar kelak kau tak berlutut di hadapan dalang

Satu pesan terucap

Kaktus mampu bertahan hidup dengan sedikit air!


Biodata penulis

YUSRIMAN, SASTRA INDONESIA, FIB, UNAND, MEMILIKI MOTO KATA ADALAH NYAWA


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kirim Tulisan

Puisi Ridho Alsyukri

Penulisan Konjungsi