Kisah Liontin Tua

 Penulis: DWIKA TANAYA L.P.

Di siang hari di dekat sungai terdapat anak berumur 9 tahun yang bernama Mika Ternama. Mika adalah anak dari kepala desa yang sangat suka dengan cerita legenda dan dongeng, di suatau hari Mika sedang bermain dengan teman temannya yang bernama Diksi,Mina, dan Rio mereka sedang bermain air di pinggiran sungai. Tiba tiba Mika tertangkap sinar dari sudut matanya yang membuat dia tertarik melihat nya. Mika mengambil benda itu yang sudah menarik perhatiannya tadi.

Mika sesampainya di rumah dengan baju basah dan rambut yang basah karna bermain di sungai, karna itu dia lansung membersihkan diri selesai itu dia pergi kekamarnya dan mengambil benda yang dia ambil tadi di sungai. Mika membersikan benda itu yang penuh oleh rumpur saat dia selesai membersihkan benda itu dia menyadari bahwa itu adalah liotin tua yang belum berkarat atau warnanya sama sekali belum rutur. Mika yang menyadari kalu itu liotin tu tapi masih bagus dia langsung memakainya dengan girang.

Ke esokan harinya di lapangan Mika memberitahu kepada Diksi ,Mina, dan Rio kalau dia menemukan liotin tua di dekat sungai kemarin dan memakainya hari ini. , “wah betapa indahnya liontin mu itu!” dengan senang nya Diksi berbicara . “ makasih Diksi “ Mika menjawab dengan senyum di mukanya. Disaat ingin pergi ke sungai ada nenek tua yang duduk di pinggir jalanmeminta minta uang kepada semua orang. Di saat Mika melihat nenek itu dia merasa kasihan sehingga dia memberi uang yang dia punya walau itu sedikit. 

Nenek tua yang melihat bemberian anak anak itu dia menarik tangannya dan berterima kasih “ terimakasih banyak nak atas pemberian mu, bisa saya tau nama mu nak!”. Mika” menjawab “ nama saya Mika nek!”. Nenek itu tersenyum dan melihat liotin di di pakai oleh Mika dan berbicara” nak kamu sangat beruntung mempunyai Liotin itu “. Mika melihat nenek itu dengan wajak kebingguan. Nenek pun mejelaskan.
Mika yang melihat nenek ingin bercerita itu, dia siggap lansung duduk dan mengajak teman teman nya untuk ikut mendengarkan nenek itu bercerita. Nenek itu mulai bercerita bahwa ’ liotin itu dulu adalah milik putri yang baik dan berhati tulus dia menyimpan kebaikan,ketulusan , dan kecantikannya di dalam liotin itu. Dia sengaja menyimpan itu di dalam liotin itu karna dia tau kalau orang ain hanya ingin kekayaan dan harta saja. 

Putri itu menyimpan itu karna harta dan kekayaan itu bisa habis tapi kebaikan, dan ketulusan itu bisa membuat kita kaya walau tidak terlihat dari luar tapi terlihat dari dalam. Di saat ada perang Putri itu memakai kekuatan dari liotin itu tetapi ada perajurit yang terjatuh ke hadapan sang putri yang membuat liotin itu terlepas dari kaitan kalung nya dan sang putri menang dalam petarungan walau tidak memakai liotin itu dan tidak ada yang tau di mana liotin itu . Tapi sang putri bilang kalau itu akan di temukan oleh orang berhati tulus dan baik hati dan itu munkin kamu Nak!”. 

Saat Mika dan teman temannya mendengar itu mereka sadar kalau kekayaan itu tidak terlalau penting . dan seketika nenek itu menghilang tampa ada yang mengetahuinya
. Mereka pun saling meririk satu sama lain dan mereka tersenyum senang apa yang sudah mereka dengar. Rio menyadari bahwa sudah sore dan mengajak teman temannya pulang. Mika merasa senang karna dia memiliki liotin ini.

Sesampainya dia di rumah dia melihat saudara atau bisa di sebut sepupu yang bernama Putri dia sangat sombong atas kekayaan orang tuanya, dan sekarang dia sedang mampir ke rumah Mika untuk berkujung. Putri suka sekali meledek teman teman Mika karna orang tuanya mereka itu petani miskin. Mika selalu menasehatin Putri atas kelakuannya tetapi Putri tidak pernah mendengarkan.

Pagi harinya Mika sedang bermain di depan rumahnya bersama teman temannya, dan putri menghambiri teman teman Mika dan mulai meledek mereka. Dengan sihgap Mika membela teman temannya dan tiba tiba Liotin Mika mulai menguarkan cahaya berwarna Unggu yang melilingi tubuh Putri yang membuat dia mengulang ingatan buruknya yang menyadari putri bahawa apa yang selama ini dia lakukan itu salah. 
Ketika Purti sadar dengan cepat dia meminta maaf kepada teman teman Mika.”Diksi ,Mina, dan Rio aku minta maaf karna aku meledek kalian dan membuat kalian merasa sakit hati” kata Putri. “ tidak apa apa Put “ jawab Mina.

Mika terkejut apa yang sudah terjadi kenapa liotinnya menyala, kenapa Putri bisa meminta maaf banyak sekali pertanyaan di kepala Mika. Tampa dia sadari kalau dia sudah terdiam dari tadi dan tidak mendengar kalau sahabatnya itu sudah memangil Mika beberapa kali.

Mika menyahari kalau liotinnya akan aktif jika ada seseorang berkelakuan sombong atau lain lain. Mulai sekarang Mika akan merawat liotin itu dengan benar dan membantu orang sombong untuk tidak melalukan nya lagi.

Biodata penulis

DWIKA TANAYA L.P
TTL : TANGGERANG 25 AGUSTUS 2006
AKUN MEDSOS : IG night_lover863


Komentar

Postingan Populer