Berkemah di Curug Nangka

 Penulis: William Hauke



       Suatu hari, sekolah mengadakan field trip berkemah ke Curug Nangka. Hanya untuk kelas 4-8. Kita semua harus membawa catatan, makanan, sleeping bag, dan peralatan kamping lainnya. Sebelum kita berangkat, semua siswa dan guru berkumpul untuk berdoa supaya perjalanan pergi ketempat kemah dengan aman. 

        Kita semua pergi kesana dengan tronton. Sebelum berangkat guru-guru mengambil absen supaya tidak ada yang ketinggalan. Lalu kita semua berangkat. Perjalanan kesana sangat jauh. Lalu kita berhenti dipom bensin untuk pergi ketoilet dan untuk istirahat, lalu kita berangkat lagi. Beberapa jam kemudian kita sudah sampai ketempat tujuan.

        Saat ditempat kemah, kita mendirikan tenda supaya kita tidak kena hujan atau diserang binatang liar. Setelah mendirikan tenda kita semua makan makanan yang kita bawa. Tiba-tiba kita diserang oleh sekelompok monyet liar lalu para guru-guru mengusir memakai tongkat. 

        Saat sore hari kita semua mandi dan siapkan sleeping bag masing-masing ditenda. Lalu kita disiapkan makanan supaya kita tidak kelaparan. Pada malam itu kita semua tidur kesakitan karena dibawah tenda banyak batu-batuan kecil yang membuat kita semua kesakitan. 

        Setelah keesokan harinya, kita semua berkumpul untuk mengambil makanan yang dimasak oleh guru-guru. Semua siswa mandi dan tukar baju. Lalu pada malam hari kita semua berkumpul mengelilingi api unggun.

        Saat pagi hari semua siswa memakai baju pramuka karena ada tim yang dating untuk mengajar kita tentang tali simpul, semaphore, dll. Lalu kita mendaki gunung yang terdekat. Saat mendaki kita semua diajarkan cara membuat api, makanan yang dapat dimakan dihutan, dan mencari air minum. Setelah itu kita semua pergi menurun gunung lalu kita memandang air terjun. 

        Saat balik kekemah semua siswa pergi mandi. Lalu kita semua pergi berkumpul ditenda karena ada pertemuan buat semua siswa. Saat keesokan harinya kita semua mandi dan sarapan. Kita semua harus mengambil barang masing-masing supaya tidak ketinggalan karena kita akan pergi pulang. Guru-guru mengambil absen. 

        Setelah itu kita meninggalkan tempat ini kesekolah. Saat sampai disekolah, kita beertemu dengan orang tua masing-masing. Aku sangat senang pergi berkemah.

Komentar

Postingan Populer